Hafisz Tohir dan rombongan saat meninjau Pasar 16 Ilir Palembang

Hafisz Tohir dan rombongan saat meninjau Pasar 16 Ilir Palembang
(foto: mediasriwijaya.com/ist)

TINJAU PASAR - Hafisz Tohir saat meninjau pasar 16 Ilir Palembang, Minggu (18/2)

Hafisz Tohir Dorong Revitalisasi Pasar Tradisional 

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM -  Di tengah menjamurnya pasar modern, aktivitas jual beli di pasar tradisional masih sangat tinggi. Sayangnya, kondisi ini tidak ditopang dengan fasilitas umum yang memadai, sehingga kenyamanan berbelanja di pasar tradisional masih sangat kurang. Hal ini mendapat perhatian serius dari Komisi XI DPR RI. Bahkan, dalam kunjungannya di Sumsel, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, H Ahmad Hafisz Tohir meminta pemerintah untuk memperhatikan kondisi pasar yang belum layak, agar pedagang dan pembeli menjadi nyaman. "Pasar tradisional yang belum layak masih sangat tinggi, oleh karena itu kami sangat mendorong agar pemerintah memperhatikan pasar tradisional yang belum layak untuk direvitalisasi," Hafisz Tohir (HT)  saat meninjau Pasar 16 Ilir, Minggu (18/2).

foto:IST

HAFISZ Tohir saat meninjau salah satu stan di Pasar 16 Ilir Palembang, Minggu (18/2)

Dikatakan Hafisz, Ia mencontohkan belum lama ini pemerintah telah melakukan revitalisasi pasar tradisional yang ada di Musi Rawas dan Ogan Ilir. "Kami sebagai wakil rakyat tentu sangat mendorong agar pasar tradisional yang belum layak segera dilakukan revitalisasi. Sehingga masyarakat bisa nyaman untuk melakukan aktivitas jual beli, dan memang ini lah fungsi kami sebagai wakil rakyat yakni memperjuangkan kepentingan masyarakat,"kata Politisi PAN ini.

Oleh karena itu, Komisi XI dalam membahas anggaran memperhatikan kepentingan masyarakat, sehingga pembangunan yang dibangun bermanfaat secara langsung bagi masyarakat. "Jangan membangun sesuatu berdasarkan keinginan. sehingga anggaran habis bangunan tidak terpakai. Tetapi bangunlan sesuatu berdasarkan kebutuhan, sehingga anggaran tidak sia-sia," kata dia.

Jika pemerintah memperhatikan anggaran yang digelontorkan untuk kepentingan masyarakat, maka ekonomi khususnya di Sumsel akan mengalami peningkatan hingga diangka 6,12 persen. "Seperti harapan presiden ekonomi kita diatasi 7 persen dapat tercapai jika alokasi anggaran tetap sasaran dan produktif bagi perekonomian masyarakat," ujarnya. (saf)