Gojek & Halodoc Dukung Kebijakan Isolasi Mandiri BNPB  Perlambat Penyebaran Virus Corona (COVID-19)

Gojek & Halodoc Dukung Kebijakan Isolasi Mandiri BNPB  Perlambat Penyebaran Virus Corona (COVID-19)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com  - Gojek dan Halodoc - kedua startup anak bangsa yang punya komitmen berada di garda terdepan meminimalisir penyebaran virus korona (COVID-19), kini, berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Kolaborasi tersebut berupa dukungan kebijakan isolasi mandiri guna menekan penyebaran COVID-19 melalui kampanye #dirumahsaja dan pelayanan telemedicine. Supaya sistem kesehatan Indonesia bisa berfokus pada pasien yang punya gejala menengah parah. 

Kolaborasi ini merupakan bagian dari kelanjutan MoU Gojek dan BNPB dalam strategi penanggulangan bencana secara menyeluruh yang telah diresmikan Februari lalu. 

Semenjak, pandemi COVID-19 ini terjadi di Indonesia, Gojek dan Halodoc terdepan menggaungkan kampanye #dirumahaja. Kampanye yang telah dimulai awal Maret lalu tersebut sejalan dengan pesan pemerintah untuk bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah. Dengan memanfaatkan berbagai channel komunikasinya, kedua perusahaan tersebut berusaha memutus  mata rantai penyebaran virus corona COVID-19.

Letnan Jenderal TNI Doni Monardo - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mengatakan “Dalam percepatan penanganan pandemi COVID-19 dibutuhkan gotong-royong antara pemerintah, pihak swasta, akademisi, media dan masyarakat atau pendekatan penta-helix. Kami sangat mengapresiasi gerak cepat Gojek dan Halodoc sebagai perusahaan teknologi on-demand dan health-tech anak bangsa yang menjadi mitra Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mempercepat penanganan pandemi. 

Kedua perusahaan tidak hanya mengkampanyekan physical distancing - meminta masyarakat tetap di rumah tetapi juga memudahkan masyarakat selama bekerja, belajar dan beribadah di rumah. Ini melalui inovasi telemedik hingga mitra driver Gojek yang siap membantu masyarakat memenuhi kebutuhan makanan dan obat obatan,” ujarnya Jumat, (27/3/2020)

Doni menambahkan, “Kebijakan isolasi mandiri kami gaungkan, supaya penyebaran virus dapat ditekan seminimal mungkin. Masyarakat kami imbau untuk benar-benar disiplin berada drumah. Bila merasa sakit atau tidak enak badan, manfaatkan semaksimal mungkin layanan konsultasi dokter online atau telemedik seperti Gojek dan Halodoc ini, agar mereka tetap bisa mendapatkan asistensi medis.” Melalui inovasi terbaru layanan telemedik Gojek & Halodoc, masyarakat bisa berkonsultasi mengenai gejala kesehatan yang sedang dialami dan melakukan “self-assessment” atau pemeriksaaan sendiri terkait COVID-19. Apabila ada dugaan menderita COVID-19, dokter dari Halodoc akan berupaya melakukan penanganan dengan meminta pengguna tetap di rumah, menerapkan isolasi di rumah dan obat yang diresepkan akan diantar oleh Gojek ke rumah pengguna. Ini supaya penyebaran penyakit bisa diminimalisir. Bila membutuhkan penanganan dan tindakan lebih lanjut, akan dirujuk ke rumah sakit rujukan. Mitra dokter Halodoc telah mendapatkan pelatihan dan memiliki pengetahuan yang memadai sesuai anjuran Pemerintah dan WHO mengenai COVID-19, supaya bisa memberikan konsultasi yang tepat."ungkapnya 

Layanan telemedik Check COVID-19 dari Halodoc tersedia dalam bentuk shuffle card di aplikasi Gojek. Jutaan pengguna aplikasi Gojek bisa memilih shuffle card Check COVID-19 tersebut di tampilan aplikasi 

Gojek, dan pengguna akan langsung diarahkan ke layanan Check COVID-19 di aplikasi Halodoc. Layanan yang didukung oleh lebih dari 20.000 dokter berlisensi dan berpengalaman di dalam ekosistem Halodoc ini mendapat mendapat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Sejak diluncurkan 13 Maret lalu, layanan ini sudah diakses oleh 2 juta pengguna.

Sementara Shinto Nugroho - Chief Public Policy and Government Relations Gojek memaparkan, “Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia adalah masa sulit yang harus kita lalui bersama sebagai bangsa. Sebagai perusahaan yang lahir dan besar di Indonesia, kami memperkenalkan berbagai inisiatif memastikan seluruh anggota ekosistem kami dan juga masyarakat Indonesia tetap sehat selama masa pandemi ini. Inisiatif tersebut dirangkum dalam tiga pilar utama yaitu: Pembatasan Jarak (Physical Distancing), mempraktikkan Gaya Hidup Sehat dan menjaga Produktivitas. Dimana untuk memastikan pembatasan jarak, kami mengajak masyarakat #dirumahaja lewat berbagai channel komunikasi. 

Kedua, memperkenalkan contactless delivery untuk layanan GoFood, supaya risiko penyebaran COVID-19 terus ditekan. Kami bersama Halodoc juga meluncurkan inovasi layanan pemeriksaaan awal Check COVID-19. Layanan ini kami percaya bisa membantu meringankan beban pelayanan di rumah sakit, mempercepat deteksi COVID-19 dan menghindari orang harus keluar rumah untuk tes sehingga pandemi COVID-19 bisa segera berlalu.” 

Dalam kesempatan yang sama, Jonathan Sudarta, CEO Halodoc mengatakan pelajaran dari berbagai negara menunjukkan physical distancing dan isolasi mandiri terbukti sukses menekan penyebaran COVID-19. “Sejak penyakit ini menyebar, kami telah mengoptimalkan ekosistem teknologi kami untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat mengantisipasi risiko COVID-19 dari hulu ke hilir. 

Masyarakat yang tengah mengisolasi diri bisa memanfaatkan teknologi kami untuk berkonsultasi secara online mengenai kondisi kesehatannya. Kami juga telah menyiagakan lebih banyak dokter sehingga masyarakat bisa berkonsultasi secara gratis saat ini kepada dokter di kategori COVID-19 kapanpun dan dimanapun. Supaya, sistem layanan kesehatan Pemerintah bisa difokuskan kepada penanganan pasien COVID-19 yang berada di kategori menengah-parah atau risiko tinggi,”jelasnya

Untuk diketahui Halodoc adalah aplikasi kesehatan terintegrasi berbasis online yang menyediakan solusi kesehatan lengkap dan andal untuk memudahkan kita mendapatkan akses kesehatan. Aplikasi Halodoc dilengkapi dengan empat fitur utama, yaitu; Bicara Dengan Dokter (chat with a doctor) yang memungkinkan pasien untuk chat, video call, atau voice call dengan dokter berpengalaman dan terpercaya kapan pun di mana pun dari HP. Beli Obat (Buy Medicines) sebuah layanan yang dapat membantu pengguna membeli suplemen, vitamin, dan obat-obatan dengan cepat, aman & nyaman karena diantar langsung ke tempat dengan ojek online. Pasien juga bisa upload resep fisik ke aplikasi. 

Kunjungi Rumah Sakit (Visit a Hospital) memungkinkan pasien untuk membuat janji dengan dokter dari HP sehingga saat sampai rumah sakit mereka tidak perlu mengurus administrasi dan langsung konsultasi dengan dokter tanpa antri lama, dan Layanan Lab. Halodoc bekerja sama dengan Prodia dalam memberikan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, baik di rumah atau di kantor. Pada tahun 2018, Halodoc menerima penghargaan “The Most Innovative Start Up” dari Galen Growth Asia dan dipilih langsung oleh Forbes Indonesia sebagai “Choice Start Up” untuk tahun itu. Sementara itu pada 2019, Halodoc terpilih sebagai “Startup Pilihan Tempo 2019” dalam kategori People's Choice. (rel)