Giliran Angkatan IV Ikuti Diklat Penguatan Kepsek

Giliran Angkatan IV Ikuti Diklat Penguatan Kepsek
Para wisyaiswara, Sekretaris DIknas OKUT, Rektor UPGRI dan Wakil Rektor foto bersama usai acara pembukaan Diklat Angkatan IV

* LPD UPGRI Palembang Penyelenggara
* Peserta 160 Kepsek OKUT

PALEMBANG, MS - Sukses menjadi satu dari tiga lembaga yang dipercaya menjadi penyelenggara Diklat Penguatan Kepsek di Sumsel, LDP (Lembaga Penyelenggara Diklat) Universitas PGRI Palembang kembali menggelar pendidikan dan pelatihan (Dklat). Kali ini Angkatan IV yang diikuti sebanyak 160-an kepsek dari OKU Timur. Acara pembukaan Diklat Angkatan IV kembali diselenggarakan di Azsa Hotel Palembang dengan dibuka resmi oleh Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian SE MM dengan ditandai pemukulan gong oleh Sri Rezeki mewakili Kepala P4 Pusat, Sabtu (5/10).

Sri Rezeki dari P4 Pusat menyematkan tanda peserta diklat angkatan IV.

Pada acara pembukaan Diklat Penguatan Kepsek Angkatan IV ini hadir juga Wakil Rektor I dan II Universitas PGRI Palembang, Dr Yaser Arafat SE MM, Wakil Rektor III, Drs H Sukardi MPd (saat ini kandidat doktor), para widyaiswara dari OKUT dan Diknas Palembang.

Foto bersama para peserta diklat usai pemasangan tanda peserta.

Dr Desi Wardiah menyematkan tanda peserta.

Perwakilan widyaiswara menyematkan tanda peserta diklat.

Dr Sofyan Hadi SH MM menyematkan tanda peserta diklat yang berasal dari daerahnya, OKUT.

Purek I & II Univ PGRI Palembang, Dr Yaser Arafat SE MM menyematkan tanda peserta diklat.

Pemukulan gong oleh Ibu Sri Rezeki disaksikan Rektor, Wakil Rektor, Sekretaris Diknas OKUT dan Ketua Panitia Penyelenggara.

Dr Desi Wardiah MPd, Ketua Penyelenggara Diklat Penguatan Kepsek Angkatan IV ini melaporkan bahwa peserta akan mengikuti pelatihan selama 7 hari kerja terhitung sejak 5 Oktober - 12 Oktober 2019 bertempat di Hotel Azsa Palembang. Disebutkan Desi, sebanyak 160 peserta merupakan kepala sekolah dari Kabupaten OKU Timur yang sudah ditetapkan pemerintah (P4) Pusat sebagai peserta diklat penguatan kepsek.

Rektor Univ PGRI Palembang saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Diklat Angkatan IV.

Di tempat yang sama, Sekretaris Diknas Kabupaten OKU Timur, Dr H Sofyan Hadi SH MM dalam sambutannya mengatakan tawaran mengikuti diklat penguatan kepsek ini banyak berdatangan ke pihaknya namun aspek legalitas menjadi pertimbangan Diknas OKUT untuk mengikutsertakan para kepala sekolah mereka. "Banyak tawaran tapi kami tak terima karena legal aspek yang akan diikuti dengan sertifikatnya. Alhamdulilah OKUT banyak dapat kuota diklat ini dan memang di tempat kami banyak juga kepsek yang belum mengikuti diklat ini," ujar Sofyan yang wWakili Kadiknas OKUT. Sofyan juga pada kesempatan ini berpPesan kepada para peserta bahwa pelatihan ini ajang ujicoba dan evakuasi bagi kinerja para kepsek selama ini. "Yang selama ini sudah jadi kepsek baik atau tidak nian. Ada pre tes ada pos tes. Kita harus beradaptasi dengan abad 21. Mainset harus ikuti juga. Di sini akan dilatih dan diberi pencerahan selama 7 hari dan semoga dengan semangat dapat mengikuti pelatihan ini. Dengan mengikuti diklat ini pola pikir peserta terbuka untuk hadapi abad 21. Sehingga ada sinkronisasi antara Diknas, anak didik dan Kepsek untuk menjadi satu visi. One tim, one gold untuk meningkatkan mutu pendidikan. "Ingat bahwa nilai sikap, nilai pengetahuan dan nilai keterampilan yang nanti diambil rata-rata untuk menentukan kelulusan. Fisik boleh tua namun semangat harus tetap muda," demikian pesan Sofyan kepada para peserta.

Sementara itu, mewakili Kepala P4 Pusat, Sri Rezeki yang sengaja datang pada pembukaan Diklat Angkatan IV ini menyebutkan bahwa pemerintah dengan target penuntasan Diklat Penguatan Kepsek di seluruh Indonesia termasuk di Sumsel. "Universitas PGRI Palembang dipercaya pemerintah sebagai satu dari tiga lembaga yang ditunjuk yaitu Unsri dan BPSDMD Sumsel. Tentunya dengan segala kriteria persyaratan yang ketat sehingga Universitas PGRI Palembang dipercaya sebagai penyelenggara diklat ini," kata Bu Kiki ini.

Menurutnya, dirinya sudah berkeliling Indonesia seperti ke Sumba Barat Daya dan Timur, NTT dan Palembang untuk tuntaskan dari sekian ratus ribu para  kepsek. 
Bagi kepala sekolah  yang SK-nya diangkat sebelum per 1 April 2018  hanya ikuti diklat penguatan dengan persyaratan 71 jam ini. Namun bagi yang SK-nya setelah itu maka sesuai dengan Permendikbud wajib miliki sertifikat CKS dengan mengikuti diklat yang 300 jp. "Saya tekankan agar para peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh karena ada beberapa penilaian yang akan menentukan kelulusan seperti nilai sikap, keterampilan dan pos tes. Masuk pukul 08.00 tidak boleh telat itu masuk kedisiplinan sikap. Selanjutnya, keterampilan yang akan dinilai yaitu kerjakan ada 13 rk dan ada 1 materi adalah literasi digital. Jadi kalian bawa laptop kan? Bisa mengoperasionalkan laptop ya? Karena itu bahan di dalam flasdisk
 harus bisa dibuka dan dipelajari di laptop atau komputer masing-masing peserta. 
Ini tujuannya untuk jadi kepsek yang profesional dan literasi digital. Ketika presentasi di depan guru-guru kalian nanti sudah percaya diri (PD), bisa presentasi, bisa mengundu di mana-mana nanti setelah mengikuti diklat ini,"kata Sri yang disambut dengan aplus para kepsek yang mengikuti diklat.

Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Bukman Lian, SE MM dalam sambutannya mengatakan pihaknya sebagai penyelenggara ingin memberikan
yang terbaik untuk para kepsek yang notabene guru. "Kami bisa lakukan di tempat lain tapi ini bagian dari penghargaan kami kepada para guru di Sumsel dengan menyelenggarakan tempat diklat di hotel seperti ini. Hanya Universitas PGRI Palembang yang seperti ini," ujar Bukman.

Menurutnya, Universitas PGRI Palembang dipercaya menyelenggarakan diklat ini karena dinilai layak oleh pemerintah Pusat mengingat kredibilitas lembaga ini. "Pesan saya buat peserta, biasakan operasike komputer. Besok kalian akan mendapatkan materi tentang kebijakan daerah yang akan disampaikan Dr sofyan sedangkan Ibu Kiki SH MPd menyampaikan kebijakan pusat Nilai pre tes bisa dinilai siangnya. Nanti setelah melihat nilai, kalian bisa dapat gambaran lulus atau tidak. Kalu nilai awal 4 itu minimal. Maka waspada dengan pos tes supaya bisa didongkrak," pesan Bukman. (rin)