Gedung Raudhatul Athfal Al-Fatih Wijaya di Desa Sumber Bahagia Kecamatan Lubuk Batang Diresmikan Bupati OKU 

Gedung Raudhatul Athfal Al-Fatih Wijaya di Desa Sumber Bahagia Kecamatan Lubuk Batang Diresmikan Bupati OKU 
Bupati OKU beserta rombongan

BATURAJA, MEDIASRIWIJAYA  - Gedung Raudhatul Athfal Al-Fatih Wijaya di Desa Sumber Bahagia, Kecamatan Lubuk Batang, diresmikan Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis, Kamis (30/01/2020). Pembangunan gedung Raudhatul Athfal Al-Fatih Wijaya dimulai pada tanggal 3 Desember 2018 selesai tahun 2019 menempati lahan seluas 600 meter persegi. Sekarang ini sudah menampung anak didik sebanyak 74 siswa.

Ketua yayasan Al-Fatih Wijaya, Agus Wijaya, SP mengatakan untuk saat ini baru pembangunan gedung R.A. Al-Fatih Wijaya, rencana selanjutnya adalah dikembangkan lagi seiring dengan bertambah jumlah murid yang belajar di Yayasan ini. Untuk itu ketua yayasan Wijaya  mengharapkan agar pemerintah daerah turut membantu demi keberlangsungan dan berkembangnya sekolah ini.

Kakanmenag OKU Drs. H. Ishak Putih, M.Si., mengatakan berdirinya lembaga pendidikan formal seperti R.A Athfal Al-Fatih Wijaya ini adalah merupakan visi kementerian agama  OKU dalam mewujudkan masyarakat OKU, salah satunya meningkatkan pendidikan keagamaan.

Kementerian agama OKU saat telah membina 23 sekolah madrasah Ibtidaiyah negeri, 16 MTs, dan 10 Madrasah Aliyah.

Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis  mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Dul Gani diketuai anaknya yang bernama Agus wijaya, SP yang telah mendirikan yayasan ini dengan dana sendiri. Karena mendirikan suatu sekolah atau yayasan tentu menggunakan dana yang cukup besar. Dalam hal ini pemerintah  akan terus membantu untuk membesarkan yayasan ini.

Dengan berdirinya yayasan ini dengan membekali anak dengan ilmu agama sejak dini merupakan modal utama dalam mencetak generasi yang tangguh terutama pada nilai-nilai agama.

"Dengan demikian anak kita dan generasi sekarang ini dapat terhindar dari hal-hal negatif yang dapat merusak dan merugikan diri sendiri, keluarga, masyarakat  maupun bangsa dan negara," katanya.(rnj)