Fasilitasi Pemuda Putus Sekolah

Fasilitasi Pemuda Putus Sekolah
Foto: Proses belajar mengajar siswa PKBM Kasih Ibu Pertiwi di Kabupaten PALI.

PALI, MEDIASRIWIJAYA – Bagi pemuda-pemudi yang putus sekolah, yang mungkin bingung mau melanjutkan sekolah kemana, khususnya di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini tak perlu khawatir lagi. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kasih Ibu Pertiwi telah membuka paket belajar bagi masyarakat putus sekolah.

Semenjak didirikan, lembaga yang dibentuk oleh masyarakat untuk masyarakat yang bergerak dalam bidang pendidikan ini telah memiliki 4 (empat) kelompok belajar. “Saat ini PKBM sudah ada 4 (empat) kelompok belajar, yakni di Desa Purun Sukarami, Desa Modong dan Pusatnya di Desa Karang Agung,” ungkap Egi Ernawan Pembina PKBM Kasih Ibu Pertiwi, melansir sumateranews. beberapa waktu lalu.

Disebutkan Egi, meski proses belajar mengajar masih menumpang di sekolah reguler seperti di Desa Purun di SMP 4 Penukal, dan SDN 5 Karang Agung. Namun antusias peserta siswa yang belajar sangat tinggi. Hal ini bisa dilihat dari tingginya minat masyarakat yang belajar di PKBM, yang berdasarkan data berjumlah total 443 siswa. “Dari jumlah siswa itu, yang paling muda berusia 15 tahun, dan paling dewasa berusia 45 tahun,” imbuh Egi.

Masih dikatakan Egi, setiap kelompok belajar dibagi setiap kelasnya, seperti SD ada 24 siswa, tingkat SMP dan SMA ada 35 siswa. “Proses belajar mengajarnya sama seperti biasa satu semester 6 bulan. Dimana, belajarnya 3 kali dalam satu minggu,” jelasnya.

Disingung mengenai Ijazahnya, dijelaskan Egi sama dengan sekolah lainnya yakni resmi dari kementerian dan ada NPSN (Nomor Pokok Satuan Pendidikan).

Egi menambahkan, bagi masyarakat yang berminat untuk ikut belajar di PKBM bisa langsung mendaftar pada masing-masing di empat Pokja yang disediakan. “Namun bagi masyarakat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, silahkan mendaftarkan diri ke alamat Egi Ernawan di alamat, Jalan Merdeka Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi tepatnya di sebelah rumah Pak Asrohi Kepala Diskominfo PALI,” sebut Egi.

“Proses belajar seperti biasa, namun kita mengutamakan keterampilan, seperti menjahit dan memasak dan sebagainya. Jadi bagi berminat silahkan mendaftar ke kita,” tukasnya.(net)