Cukup Akses Smartphone Buat Surat Keterangan

Cukup Akses Smartphone Buat Surat Keterangan
Foto: Mempermudah pelayanan bagi masyarakat Banyuasin terutama perairan dalam pembuatan surat keterangan dan lain sebagainya dari Pengadilan Negeri Pangkalan Balai.

BANYUASIN, MS - Mempermudah pelayanan bagi masyarakat Banyuasin terutama perairan dalam pembuatan surat keterangan dan lain sebagainya dari Pengadilan Negeri Pangkalan Balai. Ke depannya tidak perlu harus datang langsung ke Pengadilan Negeri Pangkalan Balai, cukup dengan mengakses surat keterangan elektronik (Eraterang) yaitu https//eraterang. badilummahkamahagung. go.id. "Jadi sekarang mudah,  cukup akses via smartphone dan laptop, "ujar Wakil Bupati Banyuasin H Slamet SH ketika ditemui usai Sosialisasi penggunaan aplikasi surat keterangan elektronik pada Pengadilan Negeri Pangkalan Balai dan pembagian aplikasi siskeudes versi 2.0.2 di Auditorium Pemkab Banyuasin, kemarin.

Jadi masyarakat Banyuasin terutama di perairan, bisa memohon surat keterangan seperti surat keterangan tidak sedang dinyatakan pailit, surat keterangan tidak pernah sebagai terpidana, surat keterangan tidak sedang dicabut hak pilihnya.

Surat keterangan dipidana karena kealpaan ringan atau alasan politik dan terakhir surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang secara perorangan dan/atau secara badan hukumnya tanggungjawabnya yang merugikan keuangan negara. "Pastinya dengan adanya aplikasi itu menghemat biaya dan waktu tempuh masyarakat terutama di perairan,"jelasnya.

Maka dari itu ia meminta kepada camat, kades/lurah agar dapat mensosialisasikan aplikasi itu kepada masyarakat Banyuasin."Kegiatan ini sangat strategis tingkatkan pelayanan masyarakat,"ungkapnya.

Ketua Pengadilan Negeri Pangkalan Balai Yudi Noviandri SH MH mengatakan kalau surat keterangan elektronik (Eraterang) dapat menjangkau layanan yang lebih luas, kemudian kecepatan dalam pelayanan publik dengan bantuan teknologi informasi yang tepat dan validasi terhadap pihak - pihak beperkara pengadilan.

Diakuinya dengan aplikasi ini masyarakat Kabupaten Banyuasin yang sekitar 60 - 70 persen perairan, dapat membuat surat keterangan elektronik. "Jadi cukup akses aplikasi melalui smartphone atau laptop pakai jaringan internet, untuk surat keterangannya menggunakan barcode untuk memeriksa keaslian surat keterangan itu,"ungkapnya.

Memang dalam proses pengurusan surat keterangan itu hanya memakan waktu setengah jam atau paling lama satu jam. "Akan tetapi bagi masyarakat perairan memakan waktu dan biaya yang besar untuk menuju pengadilan, "tukasnya.

Jadi dengan aplikasi ini pastinya mempermudah masyarakat, maka dari itu pihaknya meminta kepada camat, kades/lurah agar dapat mensosialisasikan aplikasi itu kepada masyarakat Banyuasin. Mengenai prosedur aplikasi itu yaitu pemohon daftar aplikasi eraterang https//eraterang. badilummahkamahagung. go.id.  Kemudian pemohon input formulir elektronik yang sudah disediakan. Selanjutnya pengadilan lakukan verifikasi data pemohon dan cek pada data basis perkara nasional pada aplikasi PTSP.

Akhirnya pengadilan cetak surat keterangan pada aplikasi PTSP,  terakhir pemohon datang ke pengadilan bawa surat permohonan yang dicetak dari aplikasi eraterang untuk ambil surat keterangan. (ydp)