Cakades Gunungmegang minta Pemilihan Ulang

Cakades Gunungmegang minta Pemilihan Ulang
Danil Azwar memperlihatkan bukti C7, hampir semua tandatangannya diduga sudah dipalsukan panitia Pilkades.(Foto Ist)

MUARAENIM, MEDIASRIWIJAYA - Diduga sarat dengan kecurangan dan tidak profesionalnya panitia Pilkades, Calon Kepala Desa Gunung Megang Luar Periode 2019-2025 dengan nomor urut 4 Danil Azwar menyatakan keberatan atas hasil pemungutan suara yang dilaksanakan, 26 September 2019. "Kami menolak hasil pilkades di Desa Kami, karena semuanya syarat kecurangan, dan tidak profesionalnya kinerja panitia, tegas Danil, melansir sripoku, Selasa (15/10).

Menurut Danil, permasalahan dugaan kecurangan dan ketidakprofesionalan panitia Pilkades Desa Gunung Megang Luar ini, sudah ia sampaikan kepada pihak Kecamatan Gunung Megang maupun ke BPMDES pada tanggal 30 September lalu. Namun sampai ini, pihak Pemdes seperti saling lempar tanggung jawab, padahal bukti-bukti sudah jelas ia sampaikan ke mereka.

Ada beberapa dugaan kecurangan ini seperti pendistribusian C6 tidak sesuai dengan yang telah diatur dalam UU (PKPU) No 10 tahun 2018 Jo PKPU No 7 tahun 2017 Pasal 7 ayat 2, ayat 3, ayat 4. Dan Lampiran PKPU No 9 tahun 2019 Bab ll ayat 4. "Model C7 tidak ditanda tangani oleh Pemilih, ini jelas melanggar PKPU No 8 tahun 2018 Pasal 7 ayat 12. Dan kami akan melaporkan hal ini ke kepolisian, karena ini sudah masuk ke ranah tindak pidana," ujar dia.

Selain itu, Danil menjelaskan, adanya tidak mencocokan isi Kotak Suara dengan Lembaran Model C7 DPT KPU. Dan ini, jelas melanggar PKPU No 10 tahun 2019 Jo PKPU No 7 tahun 2017 Pasal 52 ayat 2 hurup d. Tidak melakukan perhitungan sisa surat suara sebelum dan sesudah perhitungan suara. Surat suara buram tidak sesuai dengan contoh yang diberitahukan kepada Para Calon sebelumnya. Kemudian tidak ada Baleho Calon Kepala Desa di tiap-tiap TPS, padahal Panitia sudah meminta dana kepada Para Calon seperti Dana Transportasi dan Konsumsi kepada Para Calon.

Dugaan pelanggaran lain Calon Kepala Desa Gunung Megang Luar Periode 2019-2025 dengan nomor urut 3 membagikan Konsumsi Nasi Bungkus di dekat TPS 03, padahal sudah ada kemupakatan dengan Deklarasi Damai yang ditanda tangani semua Pihak.

Ini jelas-jelas melanggar komitmen bersama. "Panitia menganggap sah Surat Suara yang hilang padahal di TPS 02 saksi 1 2 dan 3 telah membantah dan menuangkan dalam lembaran khusus akan tetapi tetap dianggap sah oleh Panitia," papar Danil.

Masih dikatakan Danil, yang lebih ekstrem lagi, nama saya saja di C7 dipalsukan, apalagi nama masyarakat yang lain. Jadi disini kami meminta semua pihak terkait untuk memproses semua bentuk kecurangan ini. Dan jika  ada temuan baru dikemudian hari akan disusulkan. Apabila terbukti ada pelanggaran UU Pemilu dan Peraturan lainnya dirinya menuntut pihak yang terkait bertanggungjawab secara hukum dan menuntut Pemilihan Ulang.

Sementara itu menurut Kepala BPMD Muaraenim Emran Tabrani mengatakan, bahwa proses tahapan Pilkades tetap jalan kalau ada yang berkeberatan silahkan gugat melalui prosedur mulai dari panitia Pilkades, Kecamatan, Kabupaten dan terakhir ke PTUN.

Untuk menanggapi pengaduan mulai dari rapat panitia Pilkades dengan BPD, hasilnya dilaporkan ke camat, hasil dari camat dilaporkann ke bupati dengan dokumen yang lengkap terakhir pengaduan ke PTUN.(net)