BPSK Tangani 27 Sengketa

BPSK Tangani 27 Sengketa
Kepala BPSK Kota Lubuklinggau, Nurussulhi Nawawi didampingi anggota BPSK Zon Maryono menyampaikan penyelesaian sengketa selama 2019.(foto ist)

LUBUKLINGGAU, MEDIASRIWIJAYA - Badan Penyelesaian Sengketa dan Konsumen (BPSK) Kota Lubuklinggau ditahun 2019 telah menyelesaikan 27 sengketa pengaduan konsumen. Dengan dominasi masalah yang dilaporkan kasus leasing. 

Kepala BPSK Kota Lubuklinggau, Nurussulhi Nawawi didampingi anggota BPSK Zon Maryono mengatakan, rata rata laporan masalah motor yang ditarik oleh pihak leasing, kedua masalah perbankan, asuransi dan tiga kasus tiket terkait pembatalan penerbangan oleh maskapai Nam Air.

Dari 27 pengaduan sepanjang tahun ini 22 perkara sudah disidangkan dan lima perkara tengah dalam proses persidangan, katanya melansir linggauklik, kemarin.

Dibandingkan pada tahun sebelumnya ada 65 perkara pengaduan konsumen yang diselasaikan, artinya jika penangan perkara tahun ini mengalami penurunan.

“Penurunan tahun ini disebabkan karena massa bakti kepengurusan habis bulan Januari lalu, baru dilantik Oktober lalu. Tapi saat vakum kita tetap melakukan persidangan karena dari perkara yang masuk tidak sampai pada arbitrase,” ungkapnya.

Keberadaan BPSK di Kota Lubuklinggau sendiri mulai banyak diketahui masyarakat, seiring banyaknya laporan masyarakat ditindaklanjuti, seperti baru-baru ini masalah pengaduan klausul baku parkir progresif dibeberapa pusat perbelanjaan dan rumah sakit.

Dalam penindakan dilapangan, pihaknya bekerja secara profesional, kedua pelaku usaha dan konsumen dipanggil, saat pra sidang akan terlihat siapa yang salah dan benar.

BPSK pun tak segan-segan mengambil langkah tegas penutupan usaha, apabila konsumen yang dirugikan oleh pengusaha. Seperti usaha Toko Daging Indonesia karena terbukti menjual daging tidak sesuai  harga semestinya.

“Penutupan usaha itu kita lakukan dengan cara melalui mekanisme persidangan dengan menghadirkan konsumen dan pelaku usaha,” ujarnya.(net)