Bea Cukai Akui e-Commerce Turun

Bea Cukai Akui e-Commerce Turun
Kepala Kanwil Bea Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur, Dwijo M

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Wabah virus Corona yang melanda dunia, berimbas terhadap perdagangan di Sumatera Selatan. Bea cukai sudah memperkirakan dampak penurunannya. “Akibat virus corona dunia perdagangan mengalami penurunan, dimana transaksi e-commerce makin menurun,” Kepala Kanwil Bea Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur, Dwijo M akhir, melansir radarpalembang, pekan lalu.

Ia menjelaskan, penurunan transaksi tersebut, akan  berimbas kepada penerimaan bea dan cukai, tapi pihaknya akan tetap berusaha mencapai target. "Februari, sudah terasa penurunan. Tapi, tegas dia, kita tidak akan menyerah dan terus berusaha, semua tergantung dinamika di masyarakat," ujar dia.

Tentunya, dampaknya akan langsung ke aktivitas perdagangan antar negara. “Sementara agak berkurang e-commerce, dan sangat signifikan (penurunan transaksi,red), kami merasakannya tapi tetap ada transaksi e-commerce,” ungkap dia.

Diperingatkan sejak akhir Desember 2019 dan menjadi global sejak Februari 2020 lalu, Corona berdasarkan data Worldmeters update virus corona, virus SARS-CoV-2 telah menginfeksi 103 negara di seluruh dunia dan satu kapal pesiar Internasional Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang.

Sebanyak 106.206 orang di seluruh dunia terinfeksi dengan angka kematian sebanyak 3.600 orang. Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh pun terus mengalami peningkatan. Hingga pukul 12.40 WIB, sedikitnya 60.192 orang dinyatakan sembuh. (net)