ASN Harus Berinovasi  

ASN Harus Berinovasi  
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Lubuklinggau, Selasa (17/12) melaksanakan upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-71 dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2019 di Lapangan Perbakin, Kelurahan Kayuara Lubuklinggau.(Foto ist)

LUBUKLINGGAU, MEDIASRIWIJAYA - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Lubuklinggau, Selasa (17/12) melaksanakan upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-71 dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2019 di Lapangan Perbakin, Kelurahan Kayuara Lubuklinggau.

Wakil Wali Kota (Wawako) Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar saat membacakan amanat Presiden RI, H Joko Widodo mengatakan dirinya menginginkan agar birokrasi selalu berinovasi juga mengikuti prosedur yang ada.

Di sisi lain, persaingan antarnegara juga semakin sengit untuk berebut teknologi, berebut pasar dan memperebutkan talenta-talenta hebat yang digunakan untuk memajukan negaranya.
Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. 

Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain.

Karena itu, dirinya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linear. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah. "Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Di sinilah terletak relevansi tekad kita untuk mewujudkan SDM Unggul demi kemajuan Indonesia kemerdekaan sebagai modal dasar pembangunan kita di segala bidang," ujarnya.

Menurutnya, aksi Nasional Bela Negara juga melengkapi keahlian SDM  dengan pengamalan nilai-nilai bela negara yang meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan dan keyakinan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara dan semangat untuk mewujudkan negara yang berdaulat, adil dan makmur. (mud)