Ardy : Intoleransi Ada Karena dipolitisir

Ardy : Intoleransi Ada Karena dipolitisir
(Foto Dok)

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com - Ketua Umum DPP Ikatan Pemuda  Tionghoa Indonesia (IPTI) Ardy Susanto mengatakan intoleransi yang kini marak diberitakan dan dialami kelompok minoritas sebenarnya tidak akan ada kalau tidak dipolitisir.

"Dinamika politik akhir-akhirnya ini cenderung berdampak negatif terutama berakibat pada mulai terjadinya tindakan tak toleran di kalangan masyarakat, padahal selama ini keberagaman adalah kekayaan bangsa ini," katanya di Palembang, Minggu.

Dia mengungkapkan, bangsa ini direbut dar penjajah oleh pemuda masa itu yang heterogen bahu membahu berjuang mengusir penjajah.

"Dalam berjuang tidak ada batasan dia berasal dari ras maupun agama karena satu tujuannya menjadikan Indonesia bangsa yang berdaulat," ungkapnya.

Namun, akhir-akhir ini dinamikanya berubah, imbas dari politik negatif, tambah dia dimana mulai timbul intoleransi terhadap kelompok yang dinilai tidak sama dengan kelompok lainnya.

Hal itu, tentunya sangat bertentangan dengan perjuangan pemuda Indonesia yang 90 tahun lalu mengikrarkan sumpah pemuda, tambahnya.

Ardy yang menghadiri Rakernas Paguyupan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI)  dan Rapimnas IPTI didampingi Ketua DPW IPTI Sumsel Hardy menjelaskan media sosial menjadi salah satu wadah yang palingg masif terjadinya upaya intoleransi melalui berbagai berita bohong atau hoax yang disebarkan kelompok tertentu.

Penyebaran berita bohong tersebut telah berdampak signifikan terhadap perpecahan yang menyebabkan intoleransi, karena itu pihaknya mengajak untuk sama-sama melawan "fake news", ujarnya.

IPTI sendiri secara nasional, dia mengatakan terus melakukan pencerahan kepada generasi muda untuk tidak mudah terhasut atau termakan isu yang menyebabkan terpecah belah.

"Indonesia negeri kaya dengan keberagaman budaya, suku dan istiadat menjadi kekuatan yang harus terus dipertahankan sehingga hidup damai berdampingan di tengah masyarakat heterogen seperti selama ini terlaksana," kata Caleg yang bertarung di daerah Banten I untuk DPR RI.(Ne)