958 Pelamar Gagal Seleksi Administrasi

958 Pelamar Gagal Seleksi Administrasi
(Foto Ist)

PALI, MEDIASRIWIJAYA - Sebanyak 3.599 dari 4.556 pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), di Sumsel dinyatakan lulus pada tahapan seleksi administrasi. Dengan begitu, 958 pelamar dinyatakan gagal.

Pelamar yang tidak lulus administrasi dapat mengajukan sanggahan dari akun tes CPNS miliknya. "Masa sanggah bukan lagi masa melengkapi. Proses sanggah merupakan proses keberatan dari pelamar jika terdaftar kekeliruan dari verifikator, maklum saja verifikator juga manusia, mungkin ada kelalaian dalam proses pemeriksaan berkas. Namun, jika kesalahan dari pelamar misal kurang lengkap, itu tidak bisa disanggah. Dan tetap dinyatakan tidak lulus," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) melalui Kabid Pengadaan Pemberhentian Mutasi dan Promosi BKPSDM Kabupaten PALI, Deasy Rosali, melansir globalplanet, Selasa (17/12).

Selain itu, banyak pelamar yang tidak lulus administrasi disebabkan oleh kesalahan di surat lamaran serta kualifikasi pendidikan.

"Rata-rata pelamar salah di dua hal ini. Makanya, kami jelaskan bahwa masa sanggah bukan masa melengkapi berkas. Ketika tidak lengkap, ya tidak lulus. Karena sistem sscn dari pemerintah pusat. Kami di sini hanya teknis saja," tambahnya.

Untuk formasi yang paling diminati, Deasy menjelaskan ada tiga formasi, yaitu formasi analis data dan informasi, formasi guru, dan analis keuangan pusat dan daerah.

"Formasi yang kosong pelamar yaitu formasi rekam medik. Untuk disabilitas, dari empat pelamar, yang lulus administrasi hanya dua pelamar. Sementara yang dibutuhkan berjumlah empat formasi," imbuhnya.

Tahapan masa sanggah, Deasy menambahkan selama tiga hari. "Para pelamar diberi waktu tiga hari untuk menyanggah. Setelah itu, pada tanggal 26 Desember 2019 nanti akan diumumkan lagi pengumuman hasil verifikasi administrasi terbaru. Untuk kabupaten PALI membuka 200 formasi CPNS, sementara untuk tes akan dilakukan pada bulan Februari 2020 mendatang," ujarnya.(net)