2020 Operasikan Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri

2020 Operasikan Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PALI, Rismaliza. (foto ist)

PALI, MEDIASRIWIJAYA - Kementerian Dalam Negeri meluncurkan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Jakarta pada, Senin (25/11).

Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Provinsi Sumatera Selatan, pada Tahun 2020 mendatang direncanakan bakal memiliki mesin ADM sendiri.

"Insya Allah, kalau anggaran memungkinkan, Tahun 2020 kita akan punya alat ADM sendiri," ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PALI, Rismaliza, melansir sripoku, kemarin.

Menurut dia, pihaknya akan mengusahakan mengikuti apa yang diinstruksikan dari pusat dan akan diteruskan ke daerah - daerah.

"Harga mesin Anjungan Dukcapil Mandiri ada di kisaran Rp 180 juta. Tentu itu akan kita usahan Tahun 2020 sekaligus peresmian kantor Disdukcapil PALI," jelasnya.

Sementara itu, melansir Kompas.com, sebelumnya, Direktorat Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakrullah menjelaskan bagaimana cara kerja mesin tersebut.

"Caranya, penduduk harus meminta pin ke Dukcapil. Sambil meminta pin penduduk menyerahkan nomor HP," kata Zudan usai acara peresmian alat tersebut.

Setelah itu, warga akan dikirimkan notifikasi yang berisi pin tersebut. Pin yang dikirimkan berupa kode QR untuk dimasukkan saat hendak mencetak kartu identitas.

Setelah kartu identitas dicetak, QR code tersebut otomatis tidak bisa lagi digunakan.

"Semua pencetakan itu hanya didesain satu kali, jadi penduduk mencetak KTP-nya satu kali, kartu keluarga satu kali, akta kematian satu kali, surat pindah satu kali," ujar Zudan.

Zudan menjelaskan, ADM akan mengurangi potensi pemalsuan kartu identitas karena tanda tangan yang ada di E-KTP merupakan tandatangan elektronik.

Adapun ADM diresmikan oleh Mendagri Tito Karnavian malam ini.

Saat meresmikan, Tito juga sempat memeragakan pembuatan E-KTP dengan alat tersebut.

Di atas panggung, ia tampak menekan-nekan layar sentuh pada ADM. Setelah itu, dalam beberapa menit, E-KTP berhasil dicetak dan dipamerkannya kepada hadirin.

"Tadi saya sudah coba sendiri, lebih kurang 1,5 menit sudah bisa dilakukan dengan cepat, ini terobosan bagus," tutur Tito.(net)