11 Atlet Pelatnas Perkuat Sumsel di Peparnas Papua

11 Atlet Pelatnas Perkuat Sumsel di Peparnas Papua
teks foto: Ketua Umum NPCI Sumsel Ryan Yohwari

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA – Sebanyak 11 atlet disabilitas Sumsel yang menghuni Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Solo akan memperkuat Sumsel di ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI di Papua November 2020 mendatang.

11 atlet tersebut akan tersebar di berbagai cabang olahraga dan siap mempersembahkan yang terbaik untuk Sumsel. “Iya ada sekitar 11 atlet. Saat ini mereka masih di Pelatnas, nanti akan turun membela Sumsel di Peparnas Papua,” ujar Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel Ryan Yohwari, Senin (9/3).

Ia menambahkan bahwa 11 atlet Sumsel yang saat ini menghuni Pelatnas tersebut adalah Jendi Panggabean dan Beijita dari cabang olahraga (cabor) renang, Yuni, Aji Hartono, Maksum Firdaus dan Hendi Wirawan dari cabor catur.

Kemudian Rika Octavia dan Agustin dari cabor atletik, Rahmat Hidayat dari cabor tenis meja dan Ari Anggara dari cabor bulutangkis. “Kami berharap mereka bisa mampu mempersembahkan medali emas untuk Sumsel karena regulasi dari panitia menetapkan atlet pelatnas hanya bisa ikut di satu nomor,” terangnya.

Sejalan dengan itu, Ryan menghimbau kepada semua atlet yang bukan Pelatnas agar menghindari nomor-nomor yang diikuti oleh atlet Pelatnas. Karena selain menghindari perang saudara, agar bisa mengambil peluang dinomor lain.

Sementara itu dikatakan oleh Kordinator Pelatih NPCI Sumsel Irawan bahwa saat ini atlet disabilitas non Pelatnas Sumsel tengah mempersiapkan Pelatda. “Perkembangan atlet secara nasional hampir merata. Oleh karena nya kita selalu ingatkan atlet agar memanfaatkan Pelatda dengan sebaik mungkin. Tak ada waktu untuk bermain-main,” tegasnya.

Irawan menambahkan NPCI Sumsel akan mengirimkan atlet yang benar-benar berpeluang meraih medali karena mengingat biaya operasional menuju Papua bukanlah sedikit. “Jadi bagi yang lolos seleksi dan akan masuk Pelatda agar benar fokus dan latihan rutin,” ujarnya. (bp)